Program Studi Teknik Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota)

Perkembangan pesat kota-kota di Indonesia telah banyak menimbulkan permasalahan dan ketidakseimbangan di segala bidangn diantaranya: permasalahan kemiskinan, ketidak cukupan sarana dan prasarana (sarpras) kebutuhan dasar, kemerosotan lingkungan kota dan tidak efisiennya sistem manajemen Pemerintah Kota. Untuk itu dalam pembangunan yang terencana dengan baik diperlukan Ahli Perencanaan dalam pembangunan yang terencana dengan baik diperlukan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota yang memenuhi persyaratan:

a)    Memiliki kemampuan untuk memberikan sumbangan pemikiran dan karya nyata dalam bidang perencanaan pembangungan wilayah dan kota.

b)    Mampu melibatkan diri dalam setiap kegiatan proses pembangunan dalam berbagai institusi baik di tingkat daerah maupun pusat dengan mengikuti sistem birokrasi yang berlaku.

c)    Mengkonsentrasikan diri pada berbagai keterampilan yang berorientasi pada program tindak dalam kegiatan perencanaan.

d)    Mampu memahami dan menerapkan berbagai peraturan yang berlaku dalam setiap tahapan pembangunan yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, serta pengendalian.

Tujuan pendidikan Program studi teknik planologi (PWK) adalah untuk membentuk sarjana yang berjiwa pancasila serta memiliki keahlian dan sikap sebagai berikut:

–          Memiliki dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan bidang perencanaan wilayah dan kota yang berupa penguasaan terhadap proses, teori dan praktek-praktek perencanaan.

–          Mampu menerapkan pengetahuan dan keahlian bidang perencanaan secara bertanggungjawab dalam kegiatan produktif dan pelayanan masyarakat. Bidang perencanaan dimaksud meliputi perencanaan kawasan, kota, wilayah serta perencanaan prasarana dan lingkngan

–          Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berpikir dan bersikap dan bertindak sebagai ilmuan pada umumnya serta perencana wilayah dan kota pada khususnya.

Prospek Lulusan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) telah banyak berkiprah di instansi-instansi baik instansi pemerintah maupun swasta, seperti instansi pemerintah:

–          BAPENAS (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)

–          Kementrian EKUIN (Ekonomi, Keuangan dan Instansi)

–          Departemen Dalam Negeri

–          Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah

–          Departemen Kelautan dan Perikanan

–          Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi

–          Departemen Perhubungan

–          LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)

–          BPPT (Bdan Penelitian dan Penerapan Teknologi)

–          BAPPEDA (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah)

–          Dinas Tata Ruang

–          Dinas Tata Kota

–          Dinas Perhubungan

–          Dinas Perindustrian

–          Badan Pembangunan Desa

–          Lingkup Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten, dll

Selain pada instansi pemerintah, lulusan Tekni Perencanaan Wilayah dan Kota UNPAS dapat berkiprah pula di instansi swasta seperti:

–          Perbankan

–          Konsultan Teknik dan Perencana

–          Developer

–          Jasa Penilai Properti

–          Kontraktor

–          Lembaga Swadaya Masyarakat, dll

Bidang lain yang dapat ditekuni adalah sebagai pendidik pada institusi pendidikan negeri dan swasta (perguruan tinggi, akademik) baik dibidang perencanaan wilayah dan kota maupun bidang lain yang relevan.